Gejala-Gejala Kalau Sebenarnya Mantan Masih Sayang Sama Kamu

Hubungan asmara emang susah buat dipahamin. Ketika bertemu pacar kamu dulu sewaktu belum jadian, senyuman dia bisa mengalihkan dunia kamu. Selama jadian, kamu pun merasa kalo dia adalah calon pendamping hidup kamu. Pokoknya semua hal yang indah dilihat dan enak didengar bersumber dari dia. Tapi seiring waktu, kamu bakal melihat dia dan mulai bertanya pada diri sendiri: “Kok bisa sih gue pacaran sama dia?”

Tanpa butuh waktu lama hubungan percintaan kalian pun selesai. Kamu move on dan kembali mencari belahan jiwa yang lain. Idealnya. Kadang-kadang setelah putus pun kamu bisa menyesal dan masih menaruh rasa.

Sah-sah aja kok. Kadang hubungan hanya perlu awal yang baru. Kalau kamu bertanya-tanya, disini Hipwee bakalan ngasi tau kamu tanda-tanda kalo mantan kamu masih sayang dan pengen balikan sama kamu.

 

1. Entah Idulfitri, Natal, atau tahun baru, dia masih suka memanfaatkan segala kesempatan buat berkirim pesan

Pas hari Raya Idulfitri, dia gak cuma kirim pesan formalitas kayak temen kerja atau kenalan kamu. Dia benar-benar nanya gimana kabar kamu, kesibukan kamu, dan ketawa-ketawa “haha” “hihi” “hehe” sepanjang percakapan. Pas Natal, mungkin dia juga ngirimin kamu pesan meskipun tahu kamu gak ngerayain Natal.

Ini sih tanda yang paling gampang buat dilihat. Orang yang masih sayang gak bisa nyimpen rasa sayangnya itu buat diri sendiri. Biasanya mereka punya tendensi buat “tumpah rasa” ke orang lain. Bahkan sama mantan sekalipun.

Tapi jangan langsung kamu salah artikan juga, ya. Mungkin mantan kamu emang cuman mau menjaga hubungan baiknya sama kamu. Simak dulu bunyi pesannya apa. “Tidur yang nyenyak ya…” ya jelas beda sama “Duit gue masih ada di elo ‘kan, ya?”

2. Meskipun kalian udah lama putus, dia masih belum punya pengganti

Kalo dia membutuhkan waktu yang lama buat pacaran lagi, bisa jadi penyebabnya adalah masih punya perasaan sama kamu. Mungkin dia memilih untuk menyendiri dulu, nggak nanggepin biarpun ada orang lain yang naksir. Masih ada hal-hal yang bikin dia belum tertarik buat bilang, “ayo lah, move on aja.”

Tapi jangan langsung asumsi kalau dia belum punya pacar karena masih naksir sama kamu lho ya. Mungkin emang belom ada yang cocok aja sama dia selama ini. Mungkin dia masih males pacaran, trauma sama hubungan kalian yang sebelumnya. Ada banyak alasan deh. Hati-hati aja.

3. Bukannya menyalahkan kamu, dia mengajak membicarakan apa yang salah

Hipwee tekanin ya: “membicarakan”, bukan “menyalahkan”. Setelah putus, banyak orang yang biasanya saling menyalahkan. Tapi dia enggak. Dia mengajak kamu berdiskusi soal apa yang salah selama ini. Dia minta pendapat sama kamu dan berusaha buat ngedengerin. Kamu harus bisa membedakan antara seseorang yang bener-bener pengen cari tahu apa yang salah plus pengen memperbaikinya dan orang yang emang cuman cari kesalahan biar dirinya merasa lebih baik.

Kalo mantan kamu ingin “membicarakan” apa yang salah dengan hubungan kalian, dan berusaha ngeyakinin kamu kalo dia udah berubah, udah jelas kalo mantan kamu pengen dikasih kesempatan buat memulai lagi dari awal.

4. Mantan kamu masih menawarkan bantuan di saat kamu sedang kesulitan

Kamu sedang punya kesulitan besar, mungkin hubungan kamu dengan orang tua sedikit renggang atau kerjaan di kantor lagi seabrek. Mantan kamu selalu cukup peka buat tahu masalah itu, dan inisiatif buat menawarkan bahu dia buat kamu. Maka tanda-tanda mana lagi yang kamu dustakan? Mungkin memang dia orangnya baik dan perhatian sama semua orang, tapi inisiatif buat menawarkan pertolongan ke mantan – apalagi yang baru putus – butuh motivasi yang lain selain hasrat membantu sesama manusia, Bro.

5. Dia juga suka “iseng” ngajak ketemuan

Wah, aku juga kebetulan mau kesana tuh. See you, yah?”

Kebetulan atau perencanaan matang? Mungkin dia memang sengaja mau ketemu kamu aja. Atau malah dia lebih frontal lagi ngajak ketemuannya? Setengah maksa buat bisa ketemu sama kamu? Mungkin kalo udah sampe kaya gini kamu bisa mulai pertimbangin buat balikan sama dia lagi.

Ketika dua sejoli mengakhiri hubungan mereka, biasanya mereka udah enggak “kencan” lagi sebagai kesepakatan kalo mereka emang udah gak saling punya rasa. Ketika mantan kamu masih memperlakukan kamu seperti saat kamu masih pacaran sama dia, mungkin perasaan dia ke kamu gak berubah.

6. Nggak bisa berkata manis, dan malah melontarkan sesuatu yang – dalam situasi normal – gak akan pernah dia katakan

Namanya juga orang sakit hati, kerjaannya ngapain lagi kalo gak balik nyakitin orang. Sebenarnya agak ironis, sih: kalo mantan kamu ngomong sesuatu yang nyakitin kamu, bisa jadi dia masih ada rasa sama kamu. Itu bisa jadi cara dia buat memberi tahu, dia gak merasa pantas diperlakukan seperti itu.

Hati-hati aja sih. Kadang orang sakit hati bisa berlebihan kalau menyakiti. Kalau dia tiba-tiba jahat dan melakukan hal yang membahayakanmu — dari menyebar fitnah sampai ngancam mau mukul atau menyakiti kamu secara fisik — mending langsung cut-off hubungan sama dia aja sih. Asal ingat, sebagai jentelmen, jangan malah terpancing dan nuduh dia yang bukan-bukan. Ingat aja, dia kayak gitu karena masih nyimpan rasa. Mana ada orang yang rela ribut atau ngeluarin banyak energi buat sesuatu kalo dia gak passionate sama hal tersebut?

 

8. Dia bisa juga cemburu sama kamu

Mantan kamu marah atau terganggu ketika kamu lagi deket sama orang lain? Kalo kamu udah gak cinta lagi sama mantan kamu, mungkin agak menghibur untuk dilihat. Tapi kalau kamu memposisikan diri kamu sebagai seseorang yang masih sayang sama, sebenarnya kamu tahu kamu gak boleh setega itu.

Gak begitu susah kok ngebedain orang yang ikhlas dan yang gak ikhlas. Kalau kamu melihat ketidakikhlasan di wajah mantan kamu, itu tandanya dia masih cinta sama kamu. Mungkin kamu bisa mempertimbangkan buat balikan. Kalau kamu memang benar-benar udah gak mau…yang penting jangan diejekin, ya.

9. Dia jadi agen CIA atau Mossad mendadak dan menebar kode-kode berbahaya.

Yang orang gak bisa ungkapin lewat cara biasa, bakal mereka ungkapin lewat kode. Kodenya bisa apa aja, salah duanya ya no mention dan artikel-artikel daring yang dia share.

Mungkin mantan kamu bakal nge-share artikel macam “12 Cara yang Menunjukkan Kalau Kamu Belum Move-On”. Mungkin juga kamu gak sengaja ngeshare artikel ini, dan mantan kamu nge-like? Bisa jadi dia pengen balikan. Atau malah frontal banget nge-tag kamu di kolom komen? Bisa juga pengen balikan!

Kalo mantan kamu menunjukan gejala-gejala seperti diatas, itu tandanya dia mau balikan lagi sama kamu. Sekarang hak kamu menyikapinya. Apakah kamu ingin bersama lagi, atau menutup bab lama dan mulai menulis cerita yang baru di bab berikutnya? Semoga berhasil aja deh ya.

Sumber: http://www.hipwee.com

This entry was posted in Hiburan & Hubungan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s